JOMBANG MEDIA NUSA-ANTARA. com- Steering Committee (SC) Muktamar Nahdlatul Ulama (NU), KH Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menegaskan pentingnya koordinasi dan tindak lanjut antarpanitia dalam mempersiapkan pelaksanaan Muktamar.
Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi panitia yang membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor Sekretariat Yayasan Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang, kemarin malam.
Dalam arahannya, Gus Ipul menekankan bahwa registrasi peserta menjadi prioritas utama karena akan menjadi dasar bagi seluruh kebutuhan teknis lainnya, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi hingga pembagian persidangan.
“Registrasi adalah hulunya semua pekerjaan. Dari registrasi akan mengalir ke akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga kebutuhan bidang lainnya,” ujar Gus Ipul yang menjabat Menteri Sosial RI ini.

Ia menjelaskan, panitia sedang mengupayakan agar daftar peserta dapat dirilis sekitar satu minggu sebelum pelaksanaan acara utama. Dengan demikian, seluruh pihak dapat mengetahui status masing-masing, baik sebagai peserta yang memiliki hak suara, peninjau, maupun kategori lainnya.
Gus Ipul juga meminta agar sistem registrasi dibangun secara terbuka dan transparan guna menjaga kepercayaan seluruh peserta. Menurutnya, kejujuran dan keterbukaan harus menjadi fondasi utama kerja kepanitiaan.
“Kita awali semua dengan keterbukaan dan kejujuran. Kalau dari awal sudah terbuka, Insya Allah berbagai persoalan bisa diminimalkan,” katanya.
Untuk mendukung hal tersebut, panitia registrasi diminta segera menyusun mekanisme dan sistem informasi yang dapat diakses secara jelas oleh seluruh pihak terkait.
Selain registrasi, rapat juga membahas kesiapan bidang akomodasi dan konsumsi yang dinilai sebagai kebutuhan paling mendasar bagi peserta. Gus Ipul meminta kedua bidang tersebut segera melakukan konsolidasi dan menyusun rencana kerja yang matang dalam beberapa hari ke depan.
“Akomodasi dan konsumsi merupakan dua hal yang saling berkaitan. Setelah peserta terdata dan mendapatkan tempat, kebutuhan berikutnya adalah konsumsi yang harus dipastikan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, bidang transportasi, protokoler, media, dan keamanan juga diminta segera memperkuat koordinasi untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Muktamar dapat berjalan lancar.
Pada bidang keamanan, unsur Banser dan perangkat keamanan lainnya akan dilibatkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan acara. Adapun bidang media diharapkan mampu mengelola informasi dan publikasi secara efektif sehingga seluruh perkembangan persiapan Muktamar dapat diketahui masyarakat luas.
Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya panitia dalam memastikan seluruh aspek teknis pelaksanaan Muktamar NU tersusun secara sistematis, transparan, dan terkoordinasi dengan baik.(gus)

















