JOMBANG MEDIA NUSA-ANTARA. Com- Workshop Jurnalistik Go To School (JTGS) SMAN-SMKN Jombang, Jatim, Sabtu 7 Februari mendapat sambutan hangat para peserta. Sedikitnya 60 peserta utusan 8 sekolah dari 20 sekolah di Jombang mengikuti workshop jurnalistik yang digelar Tim Work DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia ) di Ruang Aula SMKN 2 Jombang berakhir lancar dan sukses.
“Ini sebagai upaya kami dalam melaksanakan program pelatihan jurnalistik ke pelajar SLTA untuk membekali generasi muda dengan kecakapan literasi media yang kian massif,” ujar Ketua Tim Work DPD IWO Indonesia Kabupaten Jombang Agus Pamuji.
Tema “Jurnalistik Dasar dan Etika Media” agar peserta dapat menyerap ilmu jurnalistik secara langsung. Agenda ini dirancang untuk menumbuhkan minat pelajar terhadap dunia jurnalistik sekaligus membentuk karakter generasi muda yang profesional dan beretika dalam mengelola informasi.

Agus Pamuji yang hadir sebagai narasumber utama, memaparkan materi fundamental mengenai teknik penulisan berita dan pentingnya kode etik jurnalistik. Dalam paparannya, ia memberikan penekanan khusus pada kewaspadaan dalam bermedia sosial dan kemampuan menyaring informasi berita dengan baik.
”Generasi muda memiliki peran krusial sebagai agen informasi. Di tengah derasnya arus digital, sangat penting bagi siswa untuk memiliki kemampuan menyaring informasi dengan baik agar tidak terjebak dalam berita hoaks.
“Kami ingin anak-anak kita mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab,” ujar Agus Pamuji.
Tak hanya mendapatkan teori, para peserta juga terjun langsung dalam sesi simulasi. Sesi praktik liputan dan pembuatan berita dibimbing langsung oleh Zainul Arifin.

Dalam sesi ini, para pelajar diajak secara interaktif untuk melakukan pengumpulan data, wawancara singkat, hingga praktik menulis berita secara langsung di lokasi. Hal ini bertujuan agar siswa tidak hanya memahami teori secara tekstual, tetapi juga merasakan pengalaman nyata sebagai seorang jurnalis lapangan.
Kegiatan ini turut dihadiri dan diapresiasi oleh perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jombang, Suyono, MM.
Dalam sambutannya, Suyono menekankan bahwa keterampilan jurnalistik merupakan bagian dari penguatan soft skill yang sangat relevan dengan tantangan zaman.
”Kemampuan berpikir kritis dan kreatif adalah bekal utama di masa depan. Melalui workshop ini, kami berharap siswa tidak hanya mahir menulis, tetapi juga memiliki ketajaman berpikir dalam menganalisis setiap informasi yang mereka terima,” tutur Suyono.
Melalui program Goes to School ini, IWOI Jombang berkomitmen untuk terus konsisten melakukan edukasi berkelanjutan ke sekolah-sekolah guna menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan bersih dari berita bohong di wilayah Kabupaten Jombang.
Di akhir acara peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan kesan dan pesan dari kegiatan tersebut, selain mereka menulis kesan dan pesan di secarik kertas, juga satu persatu maju kedepan menyampaikan materi jurnalistik yang dipaparkan narsum Agus Pamuji dan Zainul Arifin. ” Sangat bagus materinya, luas dan mendalam walau waktunya pendek. Jadi menambah ilmu baru bagi kami tentang apa sebenarnya jurnalistik itu,” tutur peserta putri dari SMKN 2 ini.
Utusan peserta dari SMKN Gudo minta kegiatan JGTS ini bisa dilaksanakan rutin setiap tahun. (red)

















