Dugaan pungli Program PTSL di Desa Begaganlimo Capai Rp1 Juta, Warga Minta APH Bertindak

MOJOKERTO MEDIA NUSA-ANTARA. com- Dugaan pungutan liar (Pungli) dalam program Pendaftaran Tanah Sistimatif Lengkap (PTSL) di Desa Begaganlimo Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, menimbulkan keresahan bagi warga setempat.

Pasalnya, mereka mengeluhkan biaya pengurusan sertifikat tanah hingga mencapai Rp1,1 juta, jauh diatas ketentuan resmi sebesar Rp 150.000 per bidang, sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Bersama(SKB) Tiga Menteri Agraria dan Tata Ruang, Menteri Dalam Negeri.

Hal itu disampaikan beberapa warga, salah satunya PNM, warga Dusun Troliman Rt/Rw. 02.01. Ia kaget setelah mengetahui nominal administrasi yang dipatok panitia.

“Saya diarahkan pertama Rp600 ribu, dan bayar kedua sebesar Rp500 ribu. Menurut dia, biaya itu sudah murah dari pada mengurus sendiri yang biaya bisa mencapai puluhan juta rupiah, ya akhirnya saya menurut saja,” tutur PNM saat dikonfirmasi di rumahnya, Selasa(12/5/2026)

Namun setelah Ia mendengar kabar bahwa ternyata semua persyaratan dan pengurusan program PTSL itu hanya dikenai biaya Rp150.000 saja.

“Saya sangat kecewa kok tega ya mereka itu,” keluhnya.

Hal yang sama juga disampekan HRT, warga Begaganlimo. Ia mengaku diminta uang Rp1,1 juta untuk pembuatan satu sertifikat tanahnya. Rumor yang berkembang tentang keluhan warga tingginya biaya program PTSL tersebut.

Ketua panitia PTSL Desa Begaganlimo, Kasmuri, saat dikonfirmasi, terkait permasalahan tersebut, ia membenarkan bahwa panitia menarik biaya sebesar itu untuk biaya operasional di antaranya membeli patok, materai dan pengukuran, dan biaya sebesar Rp1,1 juta itu sudah disepakati bersama antara pemohon dan panitia. “Jadi, itu sudah disetujui bersama,” kata Kasmuri.

Warga setempat berharap dengan adanya kasus tersebut agar sejumlah pihak terkait yang berwenang, baik kejaksaan dan kepolisian untuk mengusut dan memproses kasus tersebut secara hukum, sehingga dikemudian hari tidak terjadi lagi dan tidak bermain main dengan program negara,” harapnya.(ali)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *