JOMBANG MEDIA NUSA-ANTARA. com- Ketua Steering Committee (SC) Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), H. Syaifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, belum bersedia mengungkapkan besaran anggaran yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026.
Saat ditemui usai Forum Rapat Koordinasi Perdana Panitia Pusat dan Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU di Aula Lantai 2 Kantor Sekretariat Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Kamis (16/7/2026) malam, Gus Ipul memilih menunda penyampaian informasi terkait skema pembiayaan maupun total kebutuhan anggaran kegiatan tersebut.
“Nanti saja ya, belum bisa disampaikan sekarang. Ada waktunya nanti akan kami sampaikan,.
Nanti dalam rapat berikutnya kami sampaikan estimasi besaran anggaran yang dibutuhkan,” janji Menteri Sosial RI tersebut.
Meski belum membeberkan rincian kebutuhan dana, Gus Ipul menjelaskan bahwa rapat koordinasi yang melibatkan panitia pusat dan panitia lokal bertujuan memastikan kesiapan penyelenggaraan muktamar, termasuk berbagai kebutuhan teknis dan administratif yang masih dalam tahap perencanaan.
Menurutnya, kebutuhan anggaran untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan masih terus dihitung dan disusun secara matang.
“Kami masih menyusun perencanaannya. Saat ini yang dilakukan adalah koordinasi perdana dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan unsur pesantren,” katanya.
Berbagai aspek teknis yang sedang dipersiapkan meliputi akomodasi peserta, transportasi, lokasi persidangan, tempat pembukaan acara, hingga pengaturan kedatangan dan kepulangan tamu.
Terkait jumlah peserta, Gus Ipul memperkirakan kapasitas yang dibutuhkan berada pada kisaran 3.000 hingga 4.000 orang utusan. Namun, angka tersebut masih akan dimatangkan melalui perhitungan lanjutan yang ditargetkan rampung dalam dua pekan ke depan.
Ia menambahkan, koordinasi akan dilakukan secara intensif melalui berbagai sarana komunikasi, baik rapat daring maupun komunikasi langsung, guna mempercepat penyelesaian seluruh kebutuhan teknis penyelenggaraan.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Ibu Gubernur, Bupati, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Insya Allah, dengan dukungan banyak pihak, seluruh potensi dan sumber daya yang ada dapat dimaksimalkan sehingga muktamar berjalan lancar, penuh kegembiraan, dan membawa berkah,” ujarnya.
Sebelumnya, pengasuh Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras sebagai keluarga besar dzurriah muasis NU Mbah Yai Wahab Chasbullah, KH Dr (HC) Moh Hasib Wahab Hasbullah saat dikonfirmasi terkait kebutuhan anggaran Muktamar ke-35 NU menyebutkan bahwa dana yang diperlukan diperkirakan mencapai Rp30 miliar untuk memenuhi seluruh kebutuhan penyelenggaraan kegiatan tersebut. “Ya, perkiraan sementara bisa mencapai angka Rp30 miliar,” sebutnya. (gus)

















