JOMBANG MEDIA NUSA-ANTARA. com- Ketua Tanfidziyah MWCNU Jombang Kota sekaligus Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh menginstruksikan seluruh pengurus MWC, ranting, dan badan otonom (banom) untuk menyiapkan personel panitia dan relawan.
Instruksi tersebut disampaikan melalui grup WhatsApp Panitia Muktamar MWCNU Jombang Kota, Sabtu (11/7/2026).
KH Abdurrozaq Sholeh yang akrab disapa Gus Rozaq menegaskan, setiap ranting ditargetkan mengirimkan sedikitnya 50 personel. Secara keseluruhan, MWCNU Jombang Kota menargetkan pendataan 400 hingga 1.000 panitia dan relawan dapat diselesaikan paling lambat pekan depan.
“Kita kejar target dalam satu minggu ini minimal 50 orang per ranting. Minggu depan seluruh nama, mulai 400 hingga 1.000 personel, sudah harus masuk ke sekretariat. Tidak ada nanti-nanti, ini perintah, bukan sekadar imbauan,” tegas Gus Rozaq, yang dirilis Tim Media MWCNU Jombang Kota, Ahad (12/7/2026).
Gus Rozaq juga melampirkan draft lengkap susunan panitia lokal. Struktur kepanitiaan terdiri atas Dewan Pengarah, Organizing Committee (OC), 13 seksi, serta enam koordinator venue Komisi dan Bahtsul Masail.

Adapun 13 seksi yang dibentuk meliputi Kesekretariatan, Acara dan Protokoler, Konsumsi, Transportasi, Sarana dan Prasarana, Media Center, Keamanan, Kesehatan, Akomodasi, Kebersihan, Parkir, Bazar, serta Persidangan dan Bahtsul Masail.
“Silakan ranting dan banom menempatkan kader terbaiknya pada seksi yang sesuai dengan kemampuan dan kompetensinya. Kita membutuhkan sekitar 1.000 personel. Setidaknya 400 nama harus sudah masuk pekan depan untuk segera dikirim ke PBNU agar Surat Keputusan (SK) kepanitiaan dapat segera diterbitkan,” jelasnya.
Panitia Siapkan Enam Venue
Sementara itu, panitia pelaksana menyiapkan enam venue yang akan digunakan yakni GSG KH Hasbulloh Sa’id, Tenda Roder Halaman GSG, Aula UNWAHA, Aula Ma’had Aly, Aula MA Fathul Hasyim, serta Halaman MAN 3 Tambakberas.
Menurut Gus Rozaq, penempatan personel akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing agar pelaksanaan tugas lebih efektif dan terorganisasi.
“Personel akan ditempatkan di venue sesuai kapasitas dan kemampuannya agar tugas lebih ringan dan terkoordinasi dengan baik. Ini merupakan wujud khidmah kita bersama dalam menyukseskan Muktamar ke-35 NU di Jombang,” jelas Ketua Umum Yayasan Ponpes Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang.
Melalui percepatan pendataan panitia dan relawan ini, MWCNU Jombang Kota berharap mulai Agustus mendatang seluruh jajaran dapat lebih fokus pada persiapan teknis lapangan, simulasi kegiatan, serta gladi bersih pelaksanaan Muktamar.
Dalam pesan note voice WhatsApp Gus Rozaq yang diterima media ini, pihaknya menambahkan, perkirakan jumlah peserta dan penggembira yang hadir selama pelaksanaan muktamar dapat mencapai sekitar 200 ribu orang.
Menurut Gus Rozaq, hingga saat ini terdapat sekitar enam ribu peserta yang telah terverifikasi secara resmi. Selain itu, panitia juga mencatat puluhan ribu pendaftar dari berbagai unsur yang akan mengikuti rangkaian kegiatan muktamar.
“Kalau yang resmi saat ini sekitar enam ribu peserta yang sudah kami cocokkan datanya. Di luar itu masih ada pendaftar dan berbagai rombongan yang akan hadir mengikuti kegiatan muktamar,” ujar Gus Rozaq.
Ia menjelaskan, estimasi kehadiran mencapai 200 ribu orang dihitung berdasarkan akumulasi peserta resmi, muktamirin, penggembira, serta rombongan warga nahdliyin yang datang dari berbagai daerah.
Menurutnya, tingginya animo masyarakat untuk hadir tidak terlepas dari posisi Jombang yang memiliki nilai historis bagi Nahdlatul Ulama. Selain dikenal sebagai salah satu tempat kelahiran NU, Jombang juga menjadi lokasi makam sejumlah pendiri organisasi tersebut.
“Jombang merupakan tempat yang memiliki sejarah penting bagi NU. Di sini juga terdapat makam para pendiri NU, sehingga banyak warga yang ingin hadir sekaligus berziarah,” katanya.
Gus Rozaq menyebutkan, berdasarkan konfirmasi yang diterima panitia, antusiasme warga nahdliyin untuk menghadiri Muktamar NU ke-35 sangat besar. Karena itu, jumlah kehadiran selama pelaksanaan kegiatan diperkirakan terus bertambah.
Panitia saat ini terus melakukan berbagai persiapan untuk memastikan seluruh rangkaian Muktamar NU ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, dapat berjalan dengan lancar dan tertib.(gus/mam-timmedia mwcnu)

















