JOMBANG MEDIA NUSA-ANTARA. com-Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35, berbagai persiapan terus dimatangkan oleh panitia penyelenggara. Dalam wawancara ini, KH Abdurozaq Sholeh selaku penerima mandat SK PBNU menjadi Ketua OC Muktamar ke-35 NU di Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang menjelaskan, kesiapan panitia dalam mengonsolidasikan ribuan personel, mengatur koordinasi antarbidang, serta menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk posko utama dan media center di lingkungan Pondok Pesantren Tambakberas.
Menurut Gus Rozaq, semangat perjuangan para masyayikh menjadi motivasi utama dalam menyukseskan agenda besar organisasi Islam terbesar di dunia tersebut. Dengan dukungan panitia pusat, panitia lokal, dan panitia inti yang terus berkoordinasi hingga menjelang hari pelaksanaan, diharapkan Muktamar NU ke-35 dapat berlangsung dengan lancar, penuh kegembiraan, dan membawa keberkahan bagi seluruh peserta serta warga Nahdliyin.
“Muktamar kali ini merupakan muktamar gembira dan sukarela bagi seluruh peserta dan masyarakat Jombang khususnya. Jadi, mari kita semua warga NU, pengurus, banom-banom serta kekuatan yang dimiliki NU agar mensukseskan muktamar NU dengan lancar, aman dan kondusif,” tutur Gus Rozaq salah satu pengurus Yayasan Unwaha Tambak Beras saat berbincang ringan dengan media ini, di Kantor Sekretariat Yayasan Ponpes Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jumat (10/7/2026) siang.

Ketua Tanfizdyiah MWCNU Jombang Kota ini menegaskan, Muktamar ke-35 NU kali ini murni digelar di pusat Ponpes Bahrul Ulum, Tambak Beras Jombang, mulai dari semua event, acara utama pembukaan, rapat-rapat pleno, penginapan para peserta, ploting kuliner UMKM, area parkir dan sebagainya merupakan gawe besar di Ponpes Tambak Beras.
Selain itu, panitia juga menyiapkan kosumsi sekitar 30 ribu porsi makanan setiap harinya selama muktamar berlangsung sekira sepekan. Bahkan, Gus Rozaq dengan wajah sumringah menyebutkan, pihak sponsor dari alumni santri Tambak Beras siap memberikan dukungan materi secukupnya untuk kepentingan muktamar.
“Alhamdulillah, mantan santri dan orang tua wali santri siap membantu anggaran yang diperlukan untuk muktamar. Panitia juga mendapatkan bantuan 7 ekor sapi dan beras 10 ton untuk kebutuhan kosumsi peserta, tamu, aparat keamanan dan warga,” ungkap Gus Rozaq.
Multi player efek ekonomi
Gawe besar nasional Muktamar ke-35 NU di Tambak Beras Jombang dipastikan memberikan dampak positif bagi kegiata para pedagan dan UMKM. Setidaknya, kata Gus Rozaq, sudah ada sekitar 1.000 pedagang UMKM yang sebagian dari luar Jombang mendaftarkan ke panitia agar bisa menggelar kegiatan usahanya selama muktamar berlangsung.
Sementara itu, sorang pengamat perbankan dari Surabanya, Jatim, memprediksi arus perputaran uang yang beredar selama muktamar cukup tinggi.
“Kalau melihat event sebesar muktamar ini perputaran uang yang beredar bisa cukup tinggi. Tentu saja memberikan dampak positif yang sangat bagus bagi pertumbuhan ekonomi di Jombang,” tuturnya. (gus)

















