JOMBANG MEDIA NUSA-ANTARA. Com- Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Jombang yang digelar pada Ahad (5/4/2026) berlangsung sukses dan dihadiri secara lengkap oleh peserta.
Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Daniel Johan, menyampaikan bahwa forum muscab telah menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang akan menjadi arah kebijakan partai ke depan.
“Pertama, laporan pertanggungjawaban Dewan Pimpinan Cabang (DPC) telah diterima dengan baik oleh forum,” ujar Daniel Johan unsur DPP PKB dalam jumpa pers di ruang lobi acara, Ahad (5/4/2026).
Selain itu, dalam proses penjaringan calon Ketua Dewan Tanfidz tidak menggunakan mekanisme Ahwa, sementara itu dalam forum muscab muncul lima nama hasil pemetaan dari DPW dan DPP PKB.

Kemudian, forum muscab juga mengusulkan dua nama tambahan.
“Nama-nama yang muncul tersebut selanjutnya dapat dikonfirmasi melalui DPW PKB,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Daniel menjelaskan bahwa muscab juga merumuskan sejumlah agenda strategis, di antaranya penguatan sistem pengkaderan sebagai fondasi utama dalam membesarkan partai.
Tak hanya itu, penyusunan program kerja juga menjadi fokus utama, dengan orientasi menjawab persoalan riil masyarakat, baik di Jombang maupun secara luas.
“Mulai dari persoalan petani, nelayan, kesejahteraan santri, hingga penguatan sinergi dengan Nahdlatul Ulama menjadi perhatian serius dalam perumusan program,” jelasnya.
Dalam menghadapi dinamika global, lanjut Daniel, seluruh kader PKB dituntut lebih kreatif dan adaptif terhadap berbagai tantangan, seperti krisis pangan, kenaikan harga kebutuhan pokok, serta menurunnya daya beli masyarakat.
Sebagai bagian dari pemerintahan daerah, PKB Jombang juga berkomitmen mendorong program-program yang berdampak langsung terhadap masyarakat, seperti penurunan angka kemiskinan, peningkatan daya beli, serta perluasan lapangan kerja.
Terkait proses pemilihan Ketua Dewan Tanfidz, seluruh kandidat akan mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dalam dua tahap.
Tahap pertama dijadwalkan berlangsung pada 10 April 2026 bekerja sama dengan lembaga psikologi di Malang, dengan pendekatan ilmiah untuk mengukur kapasitas kepemimpinan dan kompetensi calon.
Selanjutnya, tahap kedua berupa wawancara langsung dengan DPP dan DPW PKB, yang akan menjadi dasar penilaian akhir melalui sistem scoring.
Subaidi menambahkan, adapun tujuh nama yang masuk dalam penjaringan calon Ketua Dewan Tanfidz antara lain Hadi Atmadji, Anas Subrani, Waliul (Wakil Sekretaris DPW PKB Jawa Timur), Kartiono (anggota DPW PKB), Fauzan (anggota Fraksi PKB), serta dua nama usulan forum yakni Erna Kuswati dan KH Salmanuddin Yasin.
“Dari seluruh tahapan tersebut, nantinya akan ditetapkan satu nama sebagai Ketua Dewan Tanfidz PKB Kabupaten Jombang,” pungkas Subaidi, ketua Fraksi PKB, DPRD Jombang. (gus)

















